Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mengapa Aburizal Bakrie Tetap Ngotot Maju Capres?  

Written By Unknown on Rabu, 07 Agustus 2013 | 10.30

TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Muhammadiyah mendesak Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengundurkan diri sebagai calon presiden. Saran mundur ini disampaikan ketika Aburizal Bakrie memaparkan visi dan misinya dalam pertemuan di Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Selasa kemarin, 6 Agustus 2013.

"Kalau tak mampu selesaikan, mundur saja. Lebih baik duitnya digunakan untuk kepentingan lain," kata Anwar saat berdialog dengan Aburizal Bakrie di Kantor Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2013. Anwar pesimistis Aburizal bisa menang meskipun sudah habis-habisan mengeluarkan dana.

Namun desakan itu tak ditanggapi Aburizal. Mantan Menko Kesra ini mengaku punya alasan tetap maju sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Sejumlah hal menjadi pertimbangan. "Saya tak akan mundur," kata Ical--sapaan Aburizal--di depan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin dan sejumlah pengurus lainnya.

Ical mengatakan kasus lumpur Lapindo yang kerap menjadi pengganjal tingkat elektabilitasnya tak akan menjadi masalah. Aburizal menyakini, meski kerap dipersepsikan negatif dengan kasus Lumpur Lapindo, elektabilitasnya cukup tinggi.

Malah, Ical klaim elektabilitasnya tinggi di Sidoarjo. "Kalau lihat masalah pencapresan, elektabilitas terbesar di Jawa Timur bukan di Nganjuk, tapi di Sidoarjo," kata Ical. Pun soal tingkat popularitas di Sidoarjo.

Menurut Aburizal, masyarakat di Sidoarjo mengetahui keadaan yang sebenarnya. Aburizal mengatakan sudah berkali-kali mendatangi korban lumpur Lapindo di Sidoarjo. Lagi pula, kata Ical, dirinya sudah habis-habisan menggelontorkan dana Rp 9 triliun kepada korban lumpur Lapindo. "Itu duit dari mana? " kata Ical. "Kantong pribadi."

Ical mengatakan, kalau mau menghindari membayar ganti rugi, sebenarnya dia bisa membuat perusahaan Lapindo Brantas bangkrut. Namun dia menghindari cara itu. Ical berniat menyelesaikan persoalan ini dengan membeli lahan yang terkena dampak luapan lumpur Lapindo. "Ini bukan ganti rugi karena saya tidak salah," ujar dia.

Toh, kata dia, orang Sidoarjo merasakan manfaat dari Lapindo sekarang ini. Pembelian yang dia lakukan mencapai 20 kali nilai jual obyek pajak tanah di kawasan tersebut. "Sekarang pembayaran sudah mencapai 90 persen," kata dia.

Karena itu, Ical mengaku tak mundur. Ia juga akan habis-habisan untuk pencalonannya itu. "Sekali sudah kembangkan layar, tak akan mundur," ujar dia.

WAYAN AGUS PURNOMO

Berita lainnya:
Ahok III: Lebih Baik Didik Rakyat Taat Konstitusi
Ahok II : Jakarta Bukan Sulap Lampu Aladin
Ahok I : Kelas Melarat dan Konglomerat Punya Oknum


10.30 | 0 komentar | Read More

Ini Pengakuan Pilot Lion Air yang Tergelincir  

TEMPO.CO, Jakarta - Pilot pesawat Lion Air yang tergelincir di Bandara Jalaluddin, Gorontalo, tadi malam, Selasa, 6 Agustus 2013, Iwan Permadi, mengira ada anjing di landasan bandara ini. "Ternyata tiga ekor sapi yang sedang melintas di tengah landasan ketika prosedur mendarat telah dijalankan," ujar dia di Gorontalo, Rabu, 7 Agustus 2013.

Gara-gara menubruk kawanan sapi itulah, kata Iwan, pesawat yang melaju dengan kecepatan 40 knot tidak bisa direm lagi hingga meleset ke luar landasan. "Beruntung, tanah di sekitar landasan becek sehingga pesawat bisa berhenti. Suasana kabin bisa dikontrol, tapi kami sempat melihat ada asap dan bau menyengat seperti daging terbakar," ujar dia.

Menurut dia, kondisi pesawat laik terbang. Selain itu, saat akan mendarat di Bandara Jalaluddin, pilot memastikan semua prosedur berjalan normal, laporan cuaca bagus, dan komunikasi dengan pihak bandara berjalan lancar.

Sebelum pilot mengumumkan evakuasi, beberapa penumpang sudah turun duluan melalui pintu dan jendela darurat, sehingga terdapat dua penumpang yang mengalami cedera patah kaki.

"Saat kami akan memutar pesawat, ternyata di sebelah kiri roda pesawat terlihat ada sapi tergilas dan di sebelah kanan penuh bercak darah, itu penyebab pesawat tidak terkontrol," kata Iwan.

Dia mengaku tidak mengetahui seberapa sering landasan Bandara Jalaluddin dilintasi hewan. Sebelumnya, Iwan pernah melihat ada beberapa ternak di sekitar landasan pada siang hari. "Sepertinya sapi dalam kondisi silau oleh cahaya dan akhirnya berputar-putar di landasan," kata dia.

Ia juga memastikan tak ada percikan api di tubuh pesawat dan seluruh korban selamat. Pesawat dengan nomor penerbangan JT-892 tersebut mengangkut 110 penumpang, termasuk lima bayi, serta tujuh kru termasuk pilot Iwan Permadi dan kopilot Faisal Hasnan.

Peristiwa pesawat Lion Air tergelicnir itu terjadi pada Selasa malam, 6 Agustus 2013, sekitar pukul 21.00 Wita. Saat ini pesawat dan bangkai sapi masih berada di area landasan bandara.

ANTARA | ELIK


Topik terhangat:
Bom Vihara Ekayana | Mudik Lebaran | Ahok vs Lulung | Capres 2014

Berita lainnya:
Vanny Rossyane: Saya Pernah Aborsi Anak Freddy
Obrolan Khusus Jokowi dan Setiawan Djodi
Mobil Dinas DPR RI Disewakan untuk Mudik


10.30 | 0 komentar | Read More

Bendahara Golkar Bangun Hotel Miliaran di NTT  

Written By Unknown on Selasa, 06 Agustus 2013 | 10.30

TEMPO.CO, Kupang - Setya Novanto, Ketua Fraksi Golkar DPR RI, akan membangun hotel sekelas bintang lima di Pantai Pede, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tujuannya, menurut Bendahara Umum Partai Golkar ini, untuk mendukung perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Setya mengatakan, total investasi pembangunan hotel dengan empat tower dan berbagai fasilitas itu mencapai Rp 120 miliar. "Pembangunan ini untuk mendukung pembangunan pariwisata di NTT," ujar dia kepada wartawan di Kupang, Selasa, 6 Agustus 2013.

Menurut Setya, seharusnya hotel sudah saya bangun pada tahun ini, tapi lokasi lahan masih akan digunakan untuk acara puncak Sail Komodo. Dia mengatakan telah menyiapkan lahan seluas 3,5 hektare untuk membangun hotel bintang lima tersebut. Hotel bintang lima itu akan dilengkapi berbagai fasilitas kelas internasional yang ditunjang dua ruang pertemuan (convention hall)--dengan daya tampung 1.000 orang, dilengkapi ruang pertemuan (meeting room), kolam renang, pusat kebugaran, butik, juga lapangan tenis.

Di hotel tersebut, kata dia, akan dibangun sebanyak 130 kamar, empat kamar khusus (suite room), dan dua kamar berukuran besar. Di sekitar hotel juga akan dibangun pasar murah dan area khusus pusat penjualan aneka kerajinan khas Nusa Tenggara Timur.

Anggota parlemen dari Fraksi Golkar ini juga akan membangun resor bertaraf bintang tujuh dengan fasilitas lengkap di Pulau Padar, salah satu gugusan Pulau Komodo. Resor tersebut didesain konsultan perencana dari Amerika Serikat, Callison Architeckt. "Pembangunan hotel dan resor ini didesain dengan gaya arsitektur yang berpedoman pada ciri arsitektur lokal rumah adat Manggarai, Wairebo," katanya.

YOHANES SEO

Terpopuler:
Vanny Rossyane: Saya Pernah Aborsi Anak Freddy
Misteri Simbol Bintang di Google Maps Terpecahkan
Alasan Golkar Memburu Jokowi Jadi Cawapres
Pelaku Bom Vihara, Kurus, Putih, dan Berkacamata


10.30 | 0 komentar | Read More

Menteri Amir Jelaskan Soal Aset Robert Tantular

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin menggelar konferensi pers menjelaskan kunjungannya ke Jersey, pekan lalu. Kunjungannya ke salah satu negara bagian Inggris ini terkait dengan pembekuan aset Robert Tantular, terpidana 9 tahun pembobolan Bank Century, di Pulau Jersey senilai US$ 16 juta atau Rp 160 miliar.

Kepala Biro Humas Kementrian Hukum dan HAM M.J Baringbing mengatakan, Menteri Amir akan menjelaskan hasil perundingan saat bertemu dengan pihak pemerintah Jersey. Menurut dia, keterangan pers akan digelar di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum dan HAM. "Dimulai sekitar pukul 10.00," ujar Baringbing saat dihubungi Tempo, Selasa, 6 Agustus 2013. Rencananya konferensi pers dihadiri lima pejabat Kementerian selain Menteri Amir. Mereka di antaranya Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Aidir Amin Daud.

Sebelumnya Menteri Amir mengatakan, aset Robert Tantular di Pulau Jersey totalnya mencapai US$ 40 juta, namun baru US$ 16 juta atau Rp 160 miliar yang siap dibekukan. Dia  mengatakan, pemerintah Jersey telah melayani permintaan Indonesia perihal dana tersebut.

"Kami sudah memperoleh status no consent. Artinya, polisi Jersey telah menyampaikan bahwa dana tersebut tidak bisa dicairkan," ujar Amir di London, Kamis, 1 Agustus 2013. "Kami memang sedang mengarah ke sana (pembekuan)."

Amir menjelaskan, langkah selanjutnya adalah melacak dan mengidentifikasi dana-dana perwalian milik Robert yang lebih besar jumlahnya dari dana yang akan dibekukan. Pemerintah Indonesia, kata Amir, akan menggunakan jasa pengacara setempat untuk melakukan proses hukum di Pengadilan Jersey. Soalnya, pembekuan dana tersebut harus melalui putusan pengadilan tetap di Jersey.

GALVAN YUDISTIRA

Topik terhangat:
Bom Vihara Ekayana | Mudik Lebaran | Ahok vs Lulung | Capres 2014

Berita lainnya:
Vanny Rossyane: Saya Pernah Aborsi Anak Freddy 
Obrolan Khusus Jokowi dan Setiawan Djodi
Mobil Dinas DPR RI Disewakan untuk Mudik
Strategi Jokowi Menekan Pendatang ke Jakarta


10.30 | 0 komentar | Read More

Suryadharma Ali Kunjungi Vihara Ekayana

Written By Unknown on Senin, 05 Agustus 2013 | 10.30

Suasana Vihara Ekayana di Tanjung Duren, Jakarta Barat setelah terjadinya ledakan, Senin 4/8. TEMPO/M. Andi Perdana

TEMPO.CO, Jakarta -- Menteri Agama Suryadharma Ali mendatangi Vihara Ekayana di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia tiba pukul 08.45 WIB menggunakan mobil Toyota Camry hitam B-1258-RFS.

Pintu gerbang vihara yang sejak malam lalu tertutup rapat dibuka demi kehadiran sang Menteri. Ketika tiba, ia langsung meninjau lokasi ledakan di ruang ibadat yang terletak di sisi timur vihara.

Ada dua lokasi ledakan dalam vihara tersebut yang ditinjau Menteri Suryadharma Ali. Lokasi ledakan pertama terjadi di dalam ruang ibadat, letaknya di bawah meja persis di pintu masuk ruangan. Ledakan kedua terjadi di luar ruangan, tepatnya di dekat rak sepatu milik jemaat. Saat kejadian, dua ledakan itu berlangsung tak berselang lama.

Seusai meninjau lokasi ledakan, Menteri Suryadharma Ali menggelar konferensi pers bersama pimpinan vihara, Aryamaitri Mahasthavira. Wartawan yang sejak pagi menunggu di luar dipersilakan memasuki vihara selama konferensi pers berlangsung, sekitar 30 menit.

Semalam, ledakan bom terjadi di Vihara Ekayana yang terletak di Jalan Mangga, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dua bom berdaya ledak rendah meledak pada sekitar pukul 19.00 WIB. Ledakan ini melukai seorang pengunjung vihara. Ia terluka lecet di lengannya. Adapun satu bom lainnya diledakkan polisi pada pukul 22.00 WIB.

Polisi langsung menerjukan tim Gegana dan Detasemen Khusus 88 Antiteror ke lokasi. Sejak tadi malam, polisi telah melakukan sterilisasi di lokasi vihara sekaligus melakukan olah perkara.

M. ANDI PERDANA

Berita terkait:

Kronologi Ledakan di Vihara Ekayana
Apa Motif Peledak Vihara Ekayana? Ini Kata Kapolda
Menkopolhukam Kutuk Pengeboman Vihara Ekayana
Ketika Lebaran Menjadi 'Incaran' Bom


10.30 | 0 komentar | Read More

Cuaca Buruk, Kapal ke Sabu Batal Berangkat  

TEMPO.CO, Kupang - Cuaca buruk yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 5 Agustus 2013, menyebabkan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Kupang membatalkan pelayaran ke Pulau Sabu.

"Ke Sabu kami batalkan karena cuaca buruk. Kami sudah minta penumpang untuk kembali ke rumah masing-masing," kata Manajer Operasional PT ASDP cabang Kupang, NTT, Hermin Welkis, Senin, 5 Agustus 2013.

Hari ini, menurut dia, hanya satu lintasan yang dilayani pelayarannya, yakni Kupang-Rote, karena jaraknya yang pendek, hanya butuh waktu dua jam perjalanan. Jadi dimungkinkan untuk pelayaran. "Kupang-Rote tetap berlayar," katanya.

Sepekan terakhir ini, katanya, jumlah pemudik yang menggunakan jasa transportasi ASDP Kupang meningkat 50 persen dari hari biasanya. "Ada peningkatan penumpang sekitar 50 persen," katanya.

Dengan meningkatnya penumpang yang menggunakan jasa transportasi kapal feri, maka pihaknya menyiagakan sembilan kapal untuk melayani pemudik. Di antaranya tiga kapal yang dikelola PT Flobamor dan enam kapal PT ASDP. "Sembilan kapal yang disiagakan dengan peningkatan penumpang ini," katanya.

Ama Rohi, seorang calon penumpang, mengaku kecewa dengan pembatalan ini. Sebab, ia telah mengeluarkan biaya transportasi pulang-pergi dari rumah ke Pelabuhan Bolok, Kupang. "Kami sudah kasih keluar uang datang ke pelabuhan, namun batal berangkat," katanya.

YOHANES SEO


10.30 | 0 komentar | Read More

Anjing Pelacak Turut Amankan Mudik di Merak  

Written By Unknown on Minggu, 04 Agustus 2013 | 10.30

TEMPO.CO, Cilegon - Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang tidak diinginkan di area Pelabuhan Merak, Kepolisian Daerah Banten menerjunkan satuan unit anjing pelacak. Anjing tersebut disiagakan untuk menyisir sejumlah kendaraan pribadi para pemudik yang hendak masuk ke kapal Ro-ro di Dermaga Pelabuhan Merak dan Gang Way atau jembatan orang dan di sekitar area parkir kendaraan Pelabuhan Merak. "Satuan anjing pelacak diterjunkan sejak H-7 hingga H+7 untuk mengantisipasi adanya ancaman teror dan narkoba," kata pawang anjing pelacak Polda Banten, Bribda Iqbal Abdillah, Minggu, 4 Agustus 2013.

Menurut dia, anjing pelacak tersebut ditugaskan dua kali dalam sehari, yakni pada malam dan siang hari. Iqbal mengatakan anjing tersebut khusus untuk mendeteksi barang berjenis hulu ledak seperti bom. "Kita hanya menyisir di kawasan Gang Way dan area parkir pelabuhan. Bila ada barang yang mencurigakan sejenis bom, anjing pelacak akan duduk berdiam diri tak bergerak. Namun, kalau menemukan barang sejenis narkotik, dia akan menggonggong," katanya.

Kepala Kepolisian Daerah Banten, Brigadir Jenderal Eddy Sumantri, meminta agar pengamanan di kawasan pelabuhan diperketat. "Kami akan tambah personel untuk melakukan pengamanan. Kemudian pastikan jalurnya aman. Bedakan antara jalur lambat dan cepat," kata Eddy saat memantau pelabuhan.

Menurut dia, semua aparat keamanan perlu meningkatkan kewaspadaan karena padatnya pemudik berpotensi terjadi tindak kejahatan. "Syukur alhamdulillah, sampai dengan saat ini, tidak ada hambatan. Cuaca baik, bongkar-muat bagus sesuai dengan target. Kami berharap semuanya lancar sampai dengan batas waktu yang ditentukan," katanya.

Sementara itu, juru bicara PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Mario Sardadi, mengatakan, untuk mengetahui jumlah kendaraan yang diperkirakan akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak, pihaknya telah memasang alat pemantau di tol Cikupa, Tangerang. Alat tersebut dipasang agar pihaknya mudah untuk melakukan antisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Merak. "Dengan terpantaunya arus lalu lintas dari tol Tangerang, kami dapat memperkirakan kendaraan, sehingga kita dapat mengambil langkah-langkah antisipatif," kata Mario.

WASIUL ULUM


10.30 | 0 komentar | Read More

Jelang Lebaran, Banjir di Tanah Bumbu Kalsel

TEMPO.CO, Banjarmasin - Menjelang Lebaran, masyarakat Kecamatan Kusar Hulu dan Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kebanjiran. Banjir melanda tiga desa sejak Sabtu, 3 Agustus 2013. Tiga desa yang kebanjiran yaitu Desa Sinar Bulan dan Desa Sedanau di Kecamatan Kusar Hulu, dan Desa Satui Timur di Kecamatan Satui.

Banjir ini disebabkan hujan deras. Selain itu, terjadi air pasang laut dan banjir rob. "Aliran sungai tidak mampu mengalir ke laut sehingga menimbulkan banjir," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya, Ahad, 4 Agustus 2013.

Masyarakat yang terkena dampak banjir ini ada sekitar 6.000 jiwa di tiga desa tersebut. Di Desa Sinar bulan, dua orang terbawa arus. "Sampai saat ini masih dilakukan pencarian," kata Sutopo. Kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Sampai saat ini, BNPB sedang melakukan evakuasi ke Desa Hatiip dan Desa Tapus. Sedangkan bantuan terus didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanah Bumbu.

TRI ARTINING PUTRI

Berita Lain:
Anjing Pelacak Turut Amankan Mudik di Merak
Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Malam Ini
Bus Tabrakan Karambol Terjadi di Nagreg
Pantura Juga Macet di Ruas Jalur Balik


10.30 | 0 komentar | Read More

Calo Tiket Keliaran di Bandara Soekarno-Hatta

Written By Unknown on Sabtu, 03 Agustus 2013 | 10.30

TEMPO.CO, Tangerang--Seribu cara pengelola Bandara Soekarno-Hatta untuk menghalau calo tiket seperti menutup loket penjualan tiket di bandara mulai H-7 Lebaran. Nyatanya pemandangan calo justru masih merebak di Terminal 1, sepertinya para calo ini memanfaatkan momen mudik untuk meraup keuntungan.

Seperti pengamatan Tempo yang terjadi pada Jumat sore, 2 Agutus 2013. Secara terang-terangan para calo menawarkan jasanya untuk mendapatkan tiket pesawat. Di depan konter penjualan tiket Merpati, Lion Air dan Sriwijaya, para calo seolah berebut penumpang.

"Ayo beli tiket sekarang, di konter sudah habis," kata seorang calo yang mengaku sudah menyalo sejak tiga tahun terakhir.

Ketika ditanya harga tiket tujuan Medan , si calo menjawab Rp 1.7 juta, atau tiga kali lipat harga normal. Ke Yogyakarta harga tiket melalui calo dibandrol Rp. 1,6 juta. Tujuan lain yang ditawarkan si calo adalah Semarang dan Surabaya.

Petugas ticketing Lion Air, Missy mengatakan belum ada perintah dari atasan untuk tidak menjual tiket di konter. "Ya kalau atasan sudah meminta (-menutup) loket ya kami patuhi," ujarnya.

Mengenai penutupan penjualan tiket di bandara terhitung H-7 telah diumumkan PT Angkasa Pura II selaku pengelola kepada seluruh airlines sebagai kontribusi mereka dalam menghadapi angkutan Lebaran. Menurut Senior General Manajer Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi ada lima alasan penting kenapa penjualan tiket ditutup pada H-7 Lebaran. Dan soal itu sudah disepakati pihak airlines. "Mereka (-airlines) telah sepakat untuk menyosialisasikan soal ini (-penutupan tiketing ) di bandara. Sehingga penumpang yang datang ke bandara seharusnya sudah siap terbang," kata Bram.

Pengelola kata Bram mempertimbangkan tingkat kepadatan orang dan barang di lobby terminal, keterbatasan space untuk antrian masuk kea rah chek in dan antrian untuk membeli tiket di konter berada di satu area sehingga memutuskan menutup loket penjualan tiket di bandara.

"Harga tiket yang melambung tinggi dan praktik percaloan yang seolah didiamkan, adanya pemerasan dan gangguan keamanan serta demi keanyamanan penumpang termasuk yang mendasari menutup loket terhitung H-7," kata Bram.

Namun, kenyataan di lapangan tak semudah itu. Ternyata benar, airlines justru terkesan bekerjasama dengan calo karena toh praktik penjualan tiket melalui calo didiamkan saja.

Terhadap sikap airlines ini General Affair Manager Kantor Cabang PT ap II Yudis Tiawan menyatakan pengelola bandara memang berharap konter tiket domestik maskapai penerbangan itu tutup agar meminimalisir para calo dan penumpukan para penumpang.

Namun, penutupan itu belum bisa dilakukan oleh maskapai penerbangan dengan alasan sistemnya masih diperlukan. "Alasan dari maskapai penerbangan belum bisa ditutup karena untuk chek in dan mengetahui keterlambatan penumpang. Kami bukan regulator, pada akhirnya tidak bisa mengambil keputusan, "kata Yudis.

AYU CIPTA


10.30 | 0 komentar | Read More

Pemudik Sepeda Motor Kuasai Jalur Pantura

Sejumnlah warga perbatasan Indramayu-Subang yang berprofesi sebagai penyapu uang koin berebut uang koin dari pengendara yang melintas di jembatan sew, Jawa Barat, (1/8). Aksi ini menghambat laju pemudik dan membahayakan diri mereka. Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Subang-- Arus mudik sepeda motor mulai menguasai jalur utama Pantai Utara (Pantura) Subang, Jawa Barat. Ribuan kendaraan roda dua yang datang dari arah Jakarta tersebut mengalir deras mulai dari Gamon di tapal batas Karwang hingga jembatas Sewo, Pusakanagara perbatassan dengan Indramayu.

Berdasarkan pemantaun Tempo, sepanjang Sabtu pagi, 3 Agustus 2013, arus pemudik bersepeda motor mulai menguasai ruas Pantura sejak subuh hingga pagi ini. Mereka ibarat rantai kendaraan yang tak pernah terputus terus berhimpitan dengan arus mudik kendaraan roda empat pribadi yang juga sudah ramai.

"Sejak subuh antrian pemudik sepeda motor dan mobil belum terputus," kata Kepala Polrees Subang, Ajun Komisaris Besar Chiko Ardwiatto, saat ditemui Tempo di pos pengamanan pasar Sukamandi.

Ia memprediksikan arus mudik dan roda empat akan terus mengalami kepadatan sampai Ahad, 4 Agustus 2013. "Tapi arusnya tetap ramai lancar," ujar Chiko. Menurutnya, dimulainya waktu libur yang cukup panjang telah mengurai arus mudik. "Karena pemudik tidak berangkat serempak."

Untuk mengatisipasi kemacetan, di pasar tumpah Sukamandi, misalnya, petugas gabungan polisi, TNI, dinas perhubungan, pramuka dan polisi sekolah, melakukan buka tutup arus manusia dan lalu-lintas lokal yang akan pergi dan pulang dari pasar termasuk arus mudik.

"Buka tutupnya dilakukan 15 menit sekali," ujar Fitri, seorang anggota pramuka yang bertugas mengatur buka tutup arus. Dengan cara itu

Kondisi arus mudik di jalur tengah Sadang-Subang-Cikamurang juga terpantau ramai lancar tetapi, mereka harus rela terperangkap kemacetan di pasar tumpah Cipeundeuy dan Kalijati.

"Tadi terperangkap macet di Cipeundeuy satu jaman," ujar Hendro, pemudikyang menggunakan mobil pribadi dengan tujuan Pacitan, Jawa Timur.

NANANG SUTISNA


10.30 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger