Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mereka Terseret di Kasus Anggoro Widjojo

Written By Unknown on Jumat, 31 Januari 2014 | 10.30

TEMPO.CO, Jakarta -Anggoro Widjojo tertangkap dan dideportasi dari Shenzhen, Cina, ke Indonesia pekan ini. Anggoro merupakan buron Interpol atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi. Anggoro, Direktur PT Masaro Radiokom--rekanan proyek pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT)--menjadi tersangka sejak 19 Juni 2009. Anggoro disangka Pasal 5 ayat (1) atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bersama petinggi PT Masaro lainnya, Putranevo A Prayugo. (Baca:KPK Tangkap Buron Anggoro 'Cicak-Buaya'? )

Proyek SKRT merupakan program di Kementerian Kehutanan dan sempat dihentikan Menteri Kehutanan M. Prakosa. Proyek itu kembali dilanjutkan pada 2007 di masa Menteri Malam Sambat Kaban. Anggoro diduga telah mempengaruhi anggota Komisi Kehutanan DPR dan Kementerian Kehutanan untuk melanjutkan proyek tersebut. Komisi Kehutanan yang dipimpin Yusuf Erwin Faishal kemudian mengeluarkan surat rekomendasi pada 12 Februari 2007.

Hakim tindak pidana korupsi telah menghukum penjara tiga tahun dan denda Rp 100 juta subsider empat bulan kurungan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Departemen Kehutanan, Widjojo Siswanto pada April 2011 silam.  Dalam amar putusan hakim mengenai proyek alih fungsi hutan, ada tiga anggota DPR yang disebut terbukti menerima suap dari Direktur PT Masaro Radiocom, Anggoro Widjojo. Suap itu berkaitan dengan upaya memuluskan persetujuan anggaran proyek SKRT di Kementerian Kehutanan.

Tiga Politikus Tim Gegana


10.30 | 0 komentar | Read More

PDIP Diminta Mediasi Kisruh Wali Kota Risma-Wisnu

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini memberi keterangan di hadapan awak media saat tiba untuk melaporkan masalah di Kebun Binatang Surabaya (KBS) di gedung KPK, Jakarta (20/1). Rismaharini juga melaporkan penukaran satwa KBS dengan kendaraan berupa mobil Innova bekas dan sepeda motor sebagai kendaraan operasional KBS. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan diminta menyelesaikan kisruh antara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana. Jika dibiarkan berlarut-larut, permasalahan antara dua kader banteng itu bisa menjadi blunder bagi partai.

"Harus ada mediasi dari DPP PDIP," ujar pengamat politik Universitas Gajah Mada Ari Dwipayana kepada Tempo, Jumat, 31 Januari 2014. Menurut Ari, permasalahan Risma menarik perhatian publik nasional.

Menurut Ari, Risma adalah aset PDIP. Risma pun dianggap bagus bukan hanya di PDIP saja, tapi juga oleh publik pada umumnya.

Ari mengatakan PDIP harus menata hubungannya dengan Risma. Apalagi, kisruh Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya sudah pernah terjadi sebelumnya. "Dulu waktu dengan Bambang Dwi Hartono (mantan Wakil Wali Kota Surabaya) juga sempat ada masalah," ujar Ari.

Terulangnya konflik semacam itu, menandakan interaksi antara Risma dengan PDIP belum terlalu baik. Di sisi lain, Risma disarankan untuk tidak bersikap anti terhadap partai yang sudah mengusungnya. (Baca juga: DPP PDIP Pelajari Pertikaian Risma dan Whisnu)

Sejak pelantikan wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Tri Rismaharini absen. Risma hanya mengirim surat kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Mochammad Machmud, menyatakan bahwa dirinya berhalangan hadir karena sakit.

Beredar isu bahwa Risma tak sependapat jika Whisnu menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya, mendampingi dia. Risma diduga berseberangan paham dengan Whisnu. Isu pun berlanjut saat Risma yang hampir sepekan absen bertugas diduga melayangkan surat pengunduran diri.

Belakangan, Risma menepis isu ketidakharmonisan hubungannya dengan wakil barunya Whisnu. "Ndak ada apa-apa kok," kata Risma kepada wartawan, Kamis, 30 Desember 2014. "Saya enggak punya masalah pribadi dengan beliau." (Baca juga: Risma Saya Enggak Punya Masalah Pribadi dengan Whisnu)

SUBKHAN

Berita lain:
KPK Tangkap Buron Anggoro 'Cicak-Buaya'? 
Jadi Saksi, Akil Mochtar Gertak Pengacara 
Akil Merasa Dilangkahi, Gugatan Khofifah Kalah
OCD Deddy Corbuzier, Tak Semua Orang Bisa
Aib Dibuka Mantan Kawan, Farhat Abbas Membalas  

 


10.30 | 0 komentar | Read More

Polda NTT Gagalkan Upaya Penyelundupan Manusia  

Written By Unknown on Kamis, 30 Januari 2014 | 10.31

Sejumlah tenaga kerja asing dari berbagai negara berunjukrasa memprotes penyiksaan terhadap Erwiana Sulistyaningsih, TKW Indonesia, di depan Konsulat Indonesia di Hong Kong (16/1). Kasus Erwiana merupakan kasus terakhir yang menimpa tenaga kerja asing yang bekerja di Hong Kong. AP/Kin Cheung

TEMPO.COKupang - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan 52 calon tenaga kerja wanita (TKW) asal daerah itu yang akan diselundupkan ke Malaysia secara ilegal, Kamis, 30 Januari 2014. Puluhan calon tenaga kerja itu tidak memiliki dokumen resmi ketenagakerjaan dan masih di bawah umur.

Para tenaga kerja ini ditampung oleh sebuah perusahaan di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang. Rencananya, para calon TKW itu akan dikirim ke Malaysia melalui pintu Bandara El Tari Kupang. Setelah diamankan Kepolisian, puluhan calon TKW itu pun digelandang ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT.

Seorang calon TKW, Mia, mengaku dibujuk petugas lapangan perusahaan itu untuk bekerja di Malaysia sebagai pembantu rumah tangga dengan iming-iming gaji yang besar. Tergiur bujukan itu, Mia pun memutuskan berangkat ke Malaysia sebagai TKW, meski ia mengetahui akan dikirim secara ilegal ke negeri jiran tersebut.

"Saya ditawarkan gaji Rp 600 ribu dan kerja yang tidak berat, maka saya menurut untuk ikut," katanya.

Kepala Dinas Nakertrans NTT Simon Tukan mengatakan pihaknya telah memeriksa para calon TKW itu, tapi mereka tidak memiliki dokumen resmi ketenagakerjaan. Karena itu, pihaknya untuk sementara mengamankan calon TKW itu dan selanjutnya dibina serta dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

"NTT merupakan penyumbang terbesar TKI ke luar negeri. Repotnya seperti ini, calon TKW tanpa dokumen," katanya.

YOHANES SEO

Berita Lain:
Isu Lumpuh Akibat OCD, Deddy Corbuzier: Bodoh 
Kasus Deddy Corbuzier, Waspada Latihan Beban 
Ibas Takut Komentari Anas Urbaningrum
BPPT Perangi Hujan di Jakarta Hari Ini


10.31 | 0 komentar | Read More

Perhutani Siapkan Lahan Relokasi Longsor Jombang

Anggota keluarga korban tanah longsor menangis di Dusun Kopen, Ngrimbi, Jombang, Jawa Timur, (28/1). Tanah longsor telah menimbun empat rumah yang berisi sekitar 14 orang. ANTARA/Syaiful Arif

TEMPO.CO, JOMBANG -- Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Perhutani, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Pusat akan merelokasi sekitar 20 rumah warga yang masih berdiri di di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur. Kebijakan relokasi ini untuk mencegah bencana serupa.

"Kami siap menyediakan lahan jika warga memang mau direlokasi," kata Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang Denny Ermansyah, Kamis, 30 Januari 2014.

Denny mengatakan penentuan lokasi lahan relokasi tergantung kesediaan masyarakat, hasil koordinasi dengan instansi terkait dan perangkat desa. "Harus disosialisasikan dan jika warga bersedia, baru ditentukan lokasinya," ujarnya.

Di Desa Ngrimbi, Perhutani memiliki sejumlah lahan baik hutan maupun tanah lapang. "Ada tanah lapang atau bukan hutan tapi milik Perhutani," katanya. Lahan tersebut bisa saja dijadikan lahan relokasi.

Denny menegaskan perbukitan pohon jati yang longsor di Dusun Kopen bukan lahan Perhutani. "Itu tanah milik warga yang ditanami jati," ujarnya.

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko menyatakan pemkab akan merelokasi 20 rumah atau kepala keluarga yang masih tinggal di sekitar bukit yang longsor. "Kami tengah melakukan pendekatan ke warga agar mau direlokasi," katanya.

Menurut dia, daerah setempat kurang layak dijadikan tempat tinggal karena berada di lereng maupun lembah perbukitan. Rata-rata kawasan perbukitan di dusun setempat ditanami pohon jati. Padahal kondisi bukit yang curam akan rawan longsor jika ditanami tanaman kayu-kayuan termasuk jati.

Salah satu bukit di dusun setempat longsor, Selasa, 28 Januari 2014, dan menelan 14 korban jiwa. Tujuh diantaranya sudah ditemukan dan tujuh lainnya diduga masih tertimbun. Pencarian selama tiga hari belum menemukan seluruh korban.

ISHOMUDDIN

Berita Lain:

Isu Lumpuh Akibat OCD, Deddy Corbuzier: Bodoh  

Kasus Deddy Corbuzier, Waspada Latihan Beban  

Ibas Takut Komentari Anas Urbaningrum

BPPT Perangi Hujan di Jakarta Hari Ini


10.31 | 0 komentar | Read More

Tebalnya Material Longsor Sulitkan Pencarian Korban di Jombang  

Written By Unknown on Rabu, 29 Januari 2014 | 10.31

Lokasi longsor yang menimbun belasan orang di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (28/1). Dari 14 orang yang tertimbun, baru tujuh ditemukan meninggal dunia dan tujuh lainnya masih dalam pencarian. TEMPO/ISHOMUDDIN

TEMPO.CO, Jombang - Pencarian korban longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terkendala tebalnya material tanah longsor. Dua ekskavator yang digunakan untuk mengeruk tanah belum mampu menemukan semua korban. Dari 14 korban yang tertimbun, tujuh di antaranya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan tujuh lainnya masih hilang.

"Tanah longsoran memang sangat tebal sehingga butuh waktu untuk menemukan korban yang masih tertimbun," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Gunadi, Rabu, 29 Januari 2014.

Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi bencana sejak kemarin hingga Rabu, 29 Januari 2014, perbukitan hutan jati Perhutani di ketinggian lebih dari 30 meter tersebut longsor dan menimpa lima rumah di bawahnya. Lima rumah ini berada di bantaran sungai di bawah perbukitan. Material longsoran yang menimpa rumah warga dan menimbun korban diperkirakan mencapai ribuan meter kubik. (Lihat Tanah Lonsor di Jombang Timbun 4 Rumah dan 14 Penghuninya)

Selain mengeruk tanah, ekskavator juga harus menyingkirkan pohon-pohon jati yang ikut tumbang dan terbawa longsoran tanah. Ekskavator juga membabat pohon bambu besar di bantaran sungai tempat rumah yang tertimpa longsor. Selain ekskavator, petugas juga menggunakan gergaji mesin untuk memotong pohon di lokasi longsor.

Hari ini pencarian dilanjutkan sejak dihentikan kemarin sore karena faktor cuaca. Ratusan petugas kepolisian dan TNI dikerahkan untuk membantu pencarian korban yang masih tertimbun.

ISHOMUDDIN 

Berita lain:
Sakit Batuk Selamatkan Khotimah dari Longsor
Takmir Masjid Jadi Korban Longsor Jombang
Polda Jatim Bantu Pencarian Korban Longsor Jombang
Jenazah Korban Longsor Jombang Langsung Dimakamkan
Tertimbun Longsor Sedada, Khuzaimi Selamat

 


10.31 | 0 komentar | Read More

Kaos Soeharto Dibuat Astana Giribangun Sejak 2010  

TEMPO.CO, Karanganyar - Belakangan ini marak stiker dan kaos bergambar Soeharto. Presiden Indonesia Ke-2 tersebut berpose mengangkat tangan kanan sambil tersenyum. Tak lupa ada tulisan yang cukup menggelitik seperti "Pie kabare bro? Isih penak jamanku to?" yang artinya "Bagaimana kabar Anda kawan? Masih enak zamanku kan."

Ternyata pembuatan kaos bergambar Soeharto tidak hanya dibuat oleh masyarakat umum. Sebab Koperasi Serba Usaha Giribangun sudah memproduksi kaos serupa sejak empat tahun lalu. "Kalau yang ada di pasaran, di mana-mana ada. Tapi kaos produksi kami hanya dijual di Giribangun dan kami yang punya hak ciptanya," ucap salah seorang karyawan KSU, Sarwanti ketika ditemui di kios koperasi di Astana Giribangun, Rabu, 29 Januari 2014.

Kaus bergambar Presiden Soeharto sempat menjadi perhatian khalayak beberapa waktu lalu. Sebab, di kaus tersebut tertulis pernyataan yang menyebut zaman pemerintahan Soeharto lebih baik dibanding saat ini. Gambar paling sering muncul adalah foto Soeharto setengah badan dengan wajah tersenyum lebar dan tangan kanannya memberi salam. Di samping gambar tersebut diselipkan kata-kata berbahasa Jawa: "Piye Kabare? Jik Penak Jamanku to? (Bagaimana Kabarnya? Masih Enak Zamanku, kan?)"

Pada 23 Januari lalu, calon Presiden dari Partai Golkar Aburizal Bakrie mengklaim munculnya kaos bergambar Presiden Soeharto menandai keinginan masyarakat agar calon presiden dari Partai Golkar memenangkan pemilihan presiden 2014. Meski begitu, Ical membantah kaos yang banyak beredar di pasar-pasar tradisional itu buatan kader partainya. (Baca: Aburizal Bangga Beredar Kaos Pak Harto)

Soeharto meninggal di Jakarta pada 27 Januari 2008. Jenazah dimakamkan di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, sekitar 30 kilometer di timur Surakarta. Sebelumnya Siti Hartinah Soeharto atau Ibu Tien juga dimakamkan di tempat yang sama pada April 1996.

UKKY PRIMARTANTYO

Berita lain:
Kaitkan Golkar dengan Soeharto, Ical Blunder
Golkar Bantah Berkoalisi karena Jokowi Unggul 
Alasan Golkar Ingin Berkoalisi dengan Partai Lain 
Bagaimana Teknik Survei Internal Golkar 
Wawancara Dave Morin: Bakrie Tak Memiliki Path

 


10.31 | 0 komentar | Read More

Gempa Kebumen Lagi, Warga Tidur di Luar Rumah

Written By Unknown on Selasa, 28 Januari 2014 | 10.30

Warga bergotong royong membersihkan puing bangunan yang roboh karena gempa bumi di Tirtohargo, Kretek, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (25/1). Gempa sebesar 6,5 SR yang terjadi di laut sebelah barat daya Kebumen, Jawa Tengah menyebabkan lima rumah di kawasan tersebut rusak. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, PURWOKERTO-- Gempa bumi kembali terjadi dengan kekuatan 5,3 Skala Richter. Lindu ini sempat membuat panik sejumlah warga di Pekuncen Banyumas.

"Takut rumah roboh, kami memilih tidur di rumah saja," ujar Dian Aprilia, warga Karangklesem Pekuncen Banyumas, Selasa 28 Januari 2014.

Gempa terasa cukup kuat dirasakan warga setempat jelang tengah malam dan pukul 03.00 dini hari tadi. Mereka terpaksa menggelar tikar di teras rumah dan tidur di situ.

"Cukup terasa di Karangklesem Pekuncen Banyumas," kata Widi Harisandi, Pengamat Meteorologi Geofisika BMKG Banjaregara.

Ia mengatakan, gempa susulan terjadi sekitar pukul 23:14:02 WIB. Kedalaman gempa cukup dangkal yakni 33 kilometer. Pusat gempa berada 68 kilometer arah barat daya Kebumen. Widi sendiri sudah dua malam di Pekuncen. Ia bersama timnya memasang alat seismograf untuk memantau gempa.

Sejak dipasang pada Minggu 26 Januari 2014 pukul 20.00, ia mencatat ada sekitar 10 kali gempa susulan. Dua gempa bisa dirasakan oleh warga setempat.

Ia mengatakan, pemasangan seismograf di Banyumas disebabkan karena Banyumas merupakan daerah terparah terkena gempa. Sedikitnya 151 bangunan mengalami kerusakan dengan nilai kerugian mencapai Rp 2 miliar.

Selain Banyumas, BMKG juga memasang seismograf di Cilacap dan Kebumen. Di Pekuncen, kata dia, tanahnya labil dan kontruksi bangunannya buruk sehingga mudah rusak terkena gempa.

Ia menyebutkan, kekuatan gempa mulai turun sejak gempa pertama pada Sabtu lalu dengan kekuatan 6,5 SR. "Kami akan pantau terus perkembangannya," katanya.

Gempa cukup kuat juga dirasakan warga Adipala Cilacap. "Tanah seperti bergerak," kata Suwoto.
Ia mengatakan, lama gempa sekitar 10 detik. Warga setempat tak keluar rumah karena saat ini sedang hujan lebat.

ARIS ANDRIANTO


10.30 | 0 komentar | Read More

Pemilu Serentak, Jokowi Maju, PDI-P Untung

TEMPO.CO, Jakarta--Pengamat Politik dari Charta Politika Yunarto Widjaja mengatakan jika pemilu serentak jadi dilaksanakan pada 2014, akan menguntungkan dua jenis partai politik.

Pertama, pemilu serentak 2014, akan menguntungkan partai-partai yang memiliki dana berlebih karena pelaksanannya diundur hingga bulan Juli. "Sehingga dibutuhkan dana lebih untuk membiayai kampanye hingga Juli," kata Yunarto ketika dihubungi Tempo, Senin, 27 Januari 2014.

Kedua, pemilu serentak 2014 juga akan menguntungkan parpol yang memiliki calon presiden dengan elektabilitas tinggi karena akan menarik partai pengusungnya."Misalnya PDI P mengusung Jokowi yang populer, maka akan menguntungkan PDI P," kata dia menambahkan.

Kebalikannya, parpol yang tokohnya rendah elektabilitasnya akan tertarik ke bawah. "Misalnya Golkar atau Partai Amanat Nasional," kata dia.

Untuk 2019, menurut Yunarto, petanya akan lebih beragam karena setiap parpol dapat mengajukan calon presiden. "Skenario 2014 akan sangat berbeda di 2019, semuanya berubah,"katanya.

Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugatan uji materi Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Putusan ini membuat pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilangsungkan bersamaaan dengan pemilu legislatif.

TIKA PRIMANDARI

Terkait:
Janggal, Putusan Pemilu Serentak Molor 9 Bulan
Anggota Koalisi Ingin Pemilu Serentak 2014
Faktor Penyebab MK Lambat Umumkan Pemilu Serempak
Pemilu Serentak, Biaya Nyapres Murah


10.30 | 0 komentar | Read More

Sopir Akil Mengenal Rya KDI

Written By Unknown on Senin, 27 Januari 2014 | 10.31

Penyanyi dangdut KDI, Rya Fitria berpose diruang tunggu sebelum menjalani proses pemeriksaan oleh KPK di Jakarta, (21/11). Rya Fitria diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Akil Mochtar dalam kasus dugaan suap pengurusan gugatan sengketa Pilkada di MK. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Supir bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, Daryono mengaku beberapa kali mengantar bosnya ke hotel di luar acara dinas dan acara keluarga. Dalam salah satu kesempatan, Daryono mengaku bertemu dengan penyanyi dangdut Rya Fitriani yang disebut menerima aliran dana dari Akil.

"Pada saat saya sedang di basement Hotel Aston Pasteur, saya pernah melihat ada Rya Fitriani dan saya sempat menyapa karena saya kenal," kata Daryono dalam keterangannya kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada Oktober 2013. Daryono saat itu sedang menunggu Akil yang tengah melakukan kegiatan di luar kantor. Daryono juga tak diberitahu Akil saat itu mau bertemu siapa. (baca: Daryono, Sopir Akil Jadi Kurir Uang Sejak 2009 )

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan transfer uang dari Akil kepada Rya lebih dari Rp 900 juta. Akil disebut rutin setiap bulan mengirim uang kepada Rya dalam jumlah bervariasi sekitar Rp 8 juta hingga Rp 10 juta.

Pihak Akil dan Rya mengatakan uang yang dikirimkan Akil adalah honor Rya menyanyi. Akil disebut sering menyewa Rya sejak 2007. Tetapi sekretaris Akil, Yuanna Sisilia, mengatakan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Kontes Dangdut Indonesia ini adalah teman dekat Akil.

BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE
Berita Populer
Klaim Ical Soal Pak Harto dan Golkar Berlebihan 
Di Survei Ini, Prabowo Subianto Selalu Jadi Juara 
Survei: PDIP Tak Usung Jokowi, Prabowo Menang 
Irfan Bachdim Resmi Gabung Klub Jepang 
Gempa Kebumen Akibat Dua Lempeng Bertemu
Survei: Jokowi Bertahan, Prabowo-Aburizal Jeblok
Gempa Kebumen, Aktivitas Gunung Api Masih Normal 
Survei: Publik Inginkan Koruptor Dihukum Mati

 


10.31 | 0 komentar | Read More

Korps Marinir Terima 37 Tank Amfibi Rusia

Tank Amfibi BMP-3F Marines Fighting Vehicles buatan Rusia, berada di tengah laut sebelum melakukan pendaratan Amfibi, di Puslatpur Korps Marinir, Pantai Banongan Situbondo. ANTARA/Eric Ireng

TEMPO.CO, Situbondo--Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro hari ini, Senin, 27 Januari 2014, dijadwalkan menyerahkan 37 unit tank Amfibi BMP-3F kepada Korps Marinir TNI AL di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir, Karangtekok, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.

Tank Amfibi BMP-3F tersebut merupakan buatan Rusia. Pada Desember 2010, Korps Marinir lebih dahulu mendapatkan 17 unit Amfibi BMP-3F sehingga total Korps Marinir akan memiliki 54 Amfibi BMP-3F.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksmana Pertama Untung Suropati, mengatakan, Tank Amfibi BMP-3F dibuat oleh pabrik kendaraan tempur Kurganmashzavod, Kurgan, Rusia. "Ini sebagai realisasi dari pelaksanaan kontrak jual beli antara Kemhan RI dengan perusahaan Rusia Rosoboronexport," kata Untung dalam rilisnya, Senin, 27 Januari 2014.

BMP merupakan kendaraan tempur angkut pasukan, berlapis baja tangguh yang mampu bermanuver di air dan darat. Tank ini memiliki senjata utama meriam canon kaliber 100 meter, senjata antiserangan udara, rudal antitank.

Kepala Warranty Rusia, Sergei Safronov, mengatakan, kendaraan tempur ini merupakan generasi terbaru yang sempurna. Dibandingkan produknya tahun 2010 yang diserahkan ke Indonesia, ranpur saat ini telah mengalami sedikit perubahan kontruksi. "Seratus persen sempurna, sesuai kondisi geografis Indonesia," kata dia.

Penyempurnaan BMP-3F ini disesuaikan sesuai permintaan Korps Marinir Indonesia. Rusia sendiri telah lama memakai produk tersebut. Safronov mengucapkan terima kasih karena Indonesia mempercayakan pembeliaan tank BMP-3F kepada Rusia.

Selain Indonesia, tank jenis ini juga dipakai angkatan bersenjata Ukraina, Sri Lanka, Siprus, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

IKA NINGTYAS

Berita Populer
Klaim Ical Soal Pak Harto dan Golkar Berlebihan
Di Survei Ini, Prabowo Subianto Selalu Jadi Juara
Survei: PDIP Tak Usung Jokowi, Prabowo Menang
Irfan Bachdim Resmi Gabung Klub Jepang
Gempa Kebumen Akibat Dua Lempeng Bertemu
Survei: Jokowi Bertahan, Prabowo-Aburizal Jeblok
Gempa Kebumen, Aktivitas Gunung Api Masih Normal
Survei: Publik Inginkan Koruptor Dihukum Mati


10.31 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger