Musala Bersejarah Ini Hendak Dijadikan Parkiran

Written By Unknown on Selasa, 16 Oktober 2012 | 10.31

Sebuah masjid dikelilingi kabut tipis. Pesona Dieng saat musim kemarau ditandai dengan munculnya kabut tipis yang disebut ampak-ampak oleh warga setempat, (12/8). Kabut itulah yang nantinya akan menjadi embun upas atau butiran salju karena suhu bisa menembus nol derajat celcius. (Aris Andrianto/Tempo)

Selasa, 16 Oktober 2012 | 10:09 WIB

TEMPO.CO, Semarang - Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang memprotes upaya relokasi musala  kuno yang berada di Jalan Petempen Selatan Kelurahan Kembangsari Kota Semarang. Mereka menilai musala tersebut merupakan bangunan bersejarah tinggalan ulama tua di masa penyebaran agama Islam zaman dulu.

"Meski kecil, musala yang diberi nama Nurul Iklas ini bukti sejarah Syeh Burhanudin asal Purwodadi," ujar Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang, Syaichu Amrin, saat mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang , Senin 15 Oktober 2012.

Ia menilai rencana relokasi tempat salah satu ibadah yang dilakukan oleh pemerintah ini melanggar undang-undang cagar budaya. Apalagi, kata dia, kepentingannya hanya untuk area parkir sebuah apartemen yang dibangung di Jalan Gajahmada.

Syaichu meminta agar pemerintah Kota Semarang lebih jeli dan bijak dalam merencanakan pembangunan Kota Semarang. Di antaranya harus peduli terhadap kepentingan masyarakat dan nilai sejarah sebuah bangunan. "Seharusnya justru merevitalisasi, bukan menggusur," katanya.

Protes yang dilakukan oleh salah satu ormas di bawah payung Nahdlatul Ulama ini tak mendapat tanggapan dari anggota dewan. Termasuk anggota Komisi D yang sedang rapat.

Ketua Komisi Pembangunan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang Rukiyanto menyatakan belum bisa berpendapat terkait protes ini. Ia menyatakan segera mengkaji untuk menentukan sikap. "Saya belum tahu persoalanya, namun segera kami kaji untuk cari solusi," kata Rukiyanto.

Meksi begitu ia menyarankan agar protes ini disertai dengan data kuat mengenai sejarah dan nilai arsitektur bangunan yang layak diselamatkan. Hal ini dinilai penting karena pemerintah Kota Semarang sering melupakan sejumlah bangunan yang ternyata bernilai sejarah. "Argumennya harus jelas karena ini penyelamatan bangunan kuno," katanya.

EDI FAISOL


Anda sedang membaca artikel tentang

Musala Bersejarah Ini Hendak Dijadikan Parkiran

Dengan url

https://nasionalitas.blogspot.com/2012/10/musala-bersejarah-ini-hendak-dijadikan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Musala Bersejarah Ini Hendak Dijadikan Parkiran

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Musala Bersejarah Ini Hendak Dijadikan Parkiran

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger