Sejumlah kendaran berusaha melintasi genangan air yang memenuhi daerah Bundaran Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat. (17/1). twitter.com/TMCPoldaMetro
Minggu, 20 Januari 2013 | 05:17 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Kota Jakarta dinilai tak mampu lagi untuk menanggung beban sebagai ibu kota pemerintahan, politik, bisnis dan pariwisata sekaligus. “Jakarta tenggelam itu bukan analisa mengada-ada,� kata peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro, Sabtu, 19 Januari 2013.
Menurut Siti, Jakarta tak mampu lagi menanggung beban peran yang sangat kompleks sebagai pusat segala-galanya. Dia mencontohkan, abrasi dan intrusi air laut yang mulai mengkhawatirkan. “Peristiwa jalan yang amblas akibat rob di Jakarta Utara itu jadi contoh nyata ancaman ekologis.�
Untuk itu, dia menyambut baik wacana pemindahan ibukota pemerintahan dari Jakarta. “Meskipun sudah lama dibahas dan belum juga dilaksanakan,� kata Siti. Pemindahan ibukota, ujar Siti, bermanfaat untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di Indonesia. “Jangan sampai terfokus hanya di Jawa saja,� ujar Siti.
Wacana pemindahan ibukota harus dikaji secara serius oleh semua pihak. “Jika pusat pemerintahan dipindah, gula-gula baru di daerah bisa tercipta, sehingga kegiatan ekonomi tak terfokus di Pulau Jawa.�
Siti setuju dengan pendapat yang pernah mewacanakan ibukota negara di Pulau Kalimantan. “Daerah itu relatif tak rentan dari gempa bumi dan bencana alam lainnya,� kata dia. Masalah pemindahan ibukota, kata Siti, tergantung dari kemauan pemerintah untuk mewujudkannya. “Karena semuanya harus bedol desa, mulai dari DPR hingga kementerian harus pindah ke kota baru itu.�
SUBKHAN
Anda sedang membaca artikel tentang
'Jakarta Tak Sanggup Lagi Jadi Ibu Kota'
Dengan url
https://nasionalitas.blogspot.com/2013/01/jakarta-tak-sanggup-lagi-jadi-ibu-kota.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
'Jakarta Tak Sanggup Lagi Jadi Ibu Kota'
namun jangan lupa untuk meletakkan link
'Jakarta Tak Sanggup Lagi Jadi Ibu Kota'
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar