Seorang warga melintas di depan Wisma Gaza, yang masih tutup di kawasan Lokalisasi Dolly, Surabaya, Rabu (18/9). TEMPO/Fully Syafi
TEMPO.CO, Malang - Yayasan Paramitra Malang menemukan tidak hanya bekas pekerja seks komersial dari kawasan Surabaya, PSK dari kota-kota lain juga menyerbu Malang. Marsikan, fasilitator advokasi Yayasan Paramitra Malang, mengatakan selain pindahan dari Surabaya, lokalisasi Gondanglegi dan Suko juga mendapat limpahan pelacur dari lokalisasi yang ditutup lebih dulu seperti dari Banyuwangi dan Tulungagung. Tak disebutkan berapa banyak limpahan PSK dari dua kota tersebut.
Kebijakan pemerintah daerah menutup lokalisasi dengan memberikan santunan kepada PSK maupun mucikari ternyata belum cukup efektif. Menurut Marsikan, pemerintah harus lebih serius memberi bekal ketrampilan agar para pekerja seks ini siap beralih profesi. "Lokalisasi tak bisa ditutup sepihak tanpa memberi bekal keterampilan yang memadai," kata Marsikan kepada Tempo, Selasa, 7 Januari 2013.
Dikhawatirkan para PSK akan terus berpindah dan berputar-putar dari lokalisasi satu ke lokalisasi lain di Jawa Timur. Selain itu, kata Marsikan, migrasi PSK menyulitkan pendamping atau konselor mengontrol penyebaran HIV/AIDS. Penyakit yang belum ditemukan obatnya ini akan menyebar tak terkendali dan mengancam kelompok berisiko yakni pengguna jasa PSK. "Meski sejumlah lokalisasi mewajibkan pelanggan menggunakan kondom, tapi mereka sulit mengontrol secara langsung," kata Marsikan.
Yang lebih mengkhawatirkan lagi bila para PSK menjajakan diri di jalanan. Kondisi ini akan lebih menyulitkan pengendalian HIV/AIDS dan upaya pencegahannya. Sebab, mereka sulit tersentuh program penanggulangan HIV/AIDS. "Lebih mudah mengontrol di lokalisasi," katanya.
Di Kabupaten Malang, total jumlah PSK sekitar 340 an yang tersebar di sejumlah lokalisasi. Mereka menempati lokalisasi Suko dan Slorok Kecamatan Sumberpucung, Gondanglegi, Ngantang, Pujon, dan Kebobang Kecamatan Wonosari.
Pemeriksaan ini merupakan tindakan pencegahan terhadap penyebaran penyakit IMS dan HIV/AIDS. Hasil pemeriksaan ini akan menjadi acuan untuk konselor mendampingi dan mengawasi penyait yang ditularkan melalui hubungan seksual tersebut.
EKO WIDIANTO
Berita Terpopuler
Satu Lagi, Penampilan Saltum Agnes Monica
Abraham Samad Marah Anas Mangkir Diperiksa KPK
Uang Suap Rudi Mengalir ke Sutan Bhatoegana
Soal Pacar Cut Tari, Farhat Abbas Yakin Benar
Anas Sudah di Area Gedung KPK, Kenapa Tak Masuk?
Mangkir Dipanggil KPK, Anas Disebut Ada di Rumah
Anda sedang membaca artikel tentang
PSK Banyuwangi dan Tulungagung Juga Serbu Malang
Dengan url
https://nasionalitas.blogspot.com/2014/01/psk-banyuwangi-dan-tulungagung-juga.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
PSK Banyuwangi dan Tulungagung Juga Serbu Malang
namun jangan lupa untuk meletakkan link
PSK Banyuwangi dan Tulungagung Juga Serbu Malang
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar